Para penerbit sekarang ini tahu seberapa susahnya memaksimalkan engagement pemirsa dan meningkatkan margin laba. Mereka paham bahwa untuk meraih lebih banyak pemirsa dan keuntungan, mereka butuh tinjauan umum yang utuh dari berbagai macam solusi monetisasi saat ini. Hanya memfokuskan diri para satu aspek dari engagement pemirsa dan tidak memperhitungkan aspek-aspek lainnya bukanlah sebuah solusi, akibatnya akan membuat pemirsa berkurang dan overhead meningkat.

Agar para penerbit dapat meraih sukses di dalam era pemasaran digital yang kompetitif ini, mereka harus mampu untuk mengetahui area mana saja yang harus difokuskan dan diperbaiki. Jika mereka ingin memaksimalkan engagement pengguna dan unggul dari kompetisi, para penerbit juga harus mencapai keseimbangan antara kualitas dan kuantitas konten.

Tiga pilar dari penerbitan digital

Dua pilar dari penerbitan digital kurang lebih masih sama sejak beberapa tahun terakhir –– traffic dan pemirsa. Para penerbit digital masih bersaing demi secuil traffic, baik dari pencarian, media sosial, atau hasil-hasil langsung. Pertanyaan yang sudah ada sejak dulu kala tentang apa yang membuat pemirsa tertarik masih diperdebatkan. Menemukan jawaban dari pertanyaan ini dapat menghasilkan lebih banyak pemirsa yang ingin berlangganan, log in atau melakukan tindakan yang diinginkan.

Satu pilar yang masih berkembang, dan berkembang dengan cepat, adalah teknologi. Teknologi adalah pilar yang harus diprioritaskan oleh para penerbit digital yang ingin sukses, dan juga satu pilar yang sangat mengandalkan hubungan kemitraan.

Munculnya jaringan-jaringan mitra iklan dan teknologi hak milik masing-masing jaringan telah menjadi dorongan kuat untuk bekerja sama dengan salah satu dari perusahaan-perusahaan iklan ini demi mendapatkan akses pada teknologi canggih untuk menjual inventaris ke lebih banyak pengiklan. Pada akhirnya, para penerbit digital telah mendapatkan banyak keuntungan dari membentuk kemitraan dengan jaringan-jaringan iklan dan ada banyak alasan untuk melakukannya.

# Kampanye berbasis kinerja untuk menyeimbangkan kuantitas

Para penerbit biasanya mengatasi berkurangnya CPM dengan memperkenalkan vertikal-vertikal baru dan membuat konten sebanyak mungkin. Namun, lebih banyak konten bukanlah jawaban dari kurangnya permintaan, dan tentunya konten bukan berarti kualitas.

Tanpa kapabilitas teknis yang cukup, validasi data, dan mitra andal, para penerbit tidak dapat berharap bahwa meningkatnya kuantitas konten akan menghasilkan lebih banyak keuntungan atau pelanggan.

Untuk menskalakan kuantitas secara tepat, penerbit membutuhkan mitra teknologi: mitra yang mampu menyediakan dirinya dengan data penting dan kontekstual yang dibutuhkan dalam membuat keputusan konten yang tepat.

Dan itulah apa yang dibutuhkan oleh kampanye kontemporer berbasis kinerja yang menggunakan data pihak pertama –– konteks. Informasi yang relevan secara kontekstual seperti spesifikasi inventaris, data pemirsa (perangkat yang digunakan, minat, lokasi, dll.), dan isi iklan dapat membantu para penerbit dalam mengetahui secara tepat lokasi di mana pertambahan kuantitas konteks dibutuhkan dan untuk siapa.

Bahkan dengan semua data ini, mengoptimalkan suatu kampanye untuk kuantitas adalah sebuah proses uji coba-coba. Tanpanya, para penerbit harus menebak-nebak dan merogoh kocek yang dalam dan tetap saja tidak mendapatkan hasil. Kebanyakan penerbit yang tidak mendapatkan mitra teknologi akan terus berada dalam tahap awareness dari funnel –– tahap yang paling mahal.

# Hubungan antara kualitas konten dan brand safety.

Mengorbankan kualitas demi kuantitas bukanlah jalan menuju sukses, dan kebanyakan penerbit digital mengetahuinya.

Bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan teknologi dan jaringan-jaringan iklan seperti MGID sangat bermanfaat bagi para penerbit, melihat bagaimana mendapatkan akses pada teknologi yang sangat penting untuk mengoptimalkan bisnis mereka. Selain itu, membentuk hubungan kemitraan memberikan para pengiklan dengan keamanan dan perlindungan dengan menghubungkannya ke para penerbit terpercaya dan menemukan inventaris dengan konteks yang sesuai dengan iklan.

Namun, ini juga berarti bahwa para penerbit harus memenuhi janji mereka, yang pada dasarnya adalah menyediakan inventaris berkualitas bagi para pengiklan. Yang kami maksud dengan inventaris berkualitas adalah kualitas dari konten yang dibuat oleh para penerbit di website mereka.

Aspek terpenting dari kualitas inventaris adalah brand safety. Para pengiklan tidak ingin iklan mereka diasosiasikan dengan konten berkualitas rendah yang merendahkan brand safety. Memastikan setiap konten yang diterbitkan bersahabat dengan iklan dan brand adalah sepenuhnya tugas para penerbit.

Peringkat keamanan tinggi adalah hasil langsung dari usaha-usaha optimalisasi keamanan MGID. Peringkat ini mengindikasikan benda dan kampanye iklan mana yang aman dan dapat diterima di berbagai macam jaringan penerbit, secara efektif meyakinkan para pengiklan bahwa iklan-iklan mereka dapat diletakkan di website-website premium. Kampanye-kampanye dengan peringkat tinggi lebih mudah untuk diskalakan dan menawarkan pengalaman yang lebih positif kepada pemirsa penerbit.

Namun, membangun pengalaman yang positif di sebuah website penerbit itu lebih dari sekedar keamanan bagi brand saja. Hal ini juga berhubungan dengan kemampuan untuk menjangkau pemirsa penerbit kapan saja mereka siap untuk melakukan pembelian dan mengantarkan sebuah iklan di saat yang tepat.

Demi hasil seperti ini, MGID menggunakan Contextual intelligence. Menggunakan taksonomi Standard IAB 2.2, MGID mengategorisasikan konten, menilai sentimennya, seperti nada, dan membuat profil dari pemirsa berdasarkan perilakunya. Sebagai contoh, sentimen adalah satu hal yang sangat penting bagi kampanye-kampanye produk dan politik. Dengan semua data yang ada, MGID mampu menggolongkan kualitas konten penerbit berdasarkan konteks dan membuat keputusan-keputusan penempatan iklan yang sempurna, menguntungkan semua pihak di dalam ekosistem.

Kesimpulan

Menemukan keseimbangan sempurna antara kualitas dan kuantitas konten mengandalkan akses pada data yang menunjukkan di mana saja perbaikan-perbaikan dibutuhkan. Teknologi adalah sebuah pilar yang sangat penting dari penerbitan digital, karena dengan teknologi menjaga keseimbangan antara kualitas dan kuantitas dan mengoptimalkan kinerja dari kampanye iklan berdasarkan konteksnya. Bekerja sama dengan sebuah perusahaan teknologi sangat penting dilakukan di dalam iklim iklan saat ini, jika Anda ingin memaksimalkan engagement pemirsa dan menjadi penerbit digital yang sukses.